Tiga Prinsip Gaul dalam Islam

Bagikan artikel ini :

Manusia itu laksana sekawanan burung, memiliki naluri untuk berkumpul dengan sejenisnya. Oleh karena itu, jika kita ingin menjadi orang shalih, hendaklah berusaha berkawan dan berkumpul dengan orang-orang shalih. Allâh Azza wa Jalla berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allâh, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (jujur).” [At-Taubah/9:119]

  1. Akidah yang Kuat dan Bersih

Akidah berarti keyakinan terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala. Seseorang yang memiliki akidah yang kuat maka akan selalu berpegang teguh pada syariat Islam. Sebab, syariat itu berasal dari Allah. Dan akidah yang bersih bisa membuat seseorang akan lebih dekat dengan Allah.

Aqidah Islam yang suci yang bersumber dari al-Qur`an dan Sunnah memiliki kedudukan tinggi lagi agung dalam agama. Bahkan kedudukannya dalam Islam serupa dengan pondasi dari bangunan, kalbu bagi tubuh dan pokok batang dari pohon.

Allâh Azza wa Jalla berfirman:

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاءِ

Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allâh telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. [Ibrâhîm/14:24].

  1. Ibadah yang Baik

Remaja muslim gaul adalah yang memiliki prinsip dalam hal yang baik. Ya, mereka yang selalu beribadah sesuai dengan tuntunan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya. Mereka yang tidak mengedepankan hawa nafsu semata. Dan bergaya sesuai dengan ketentuan Allah dan Rasul-Nya.

Allah berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah, taatlah kepada Rasul dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu.” (QS Muhammad: 33).

  1. Akhlak yang Kokoh

Siapa yang tidak ingin memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat? Tentu setiap orang menginginkannya bukan? Nah, salah satu caranya ialah dengan memperbaiki akhlaknya, menjadi akhlak yang baik. Kemudian akhlak itu diperkokoh agar tetap terus melekat pada dirinya. Dengan begitu, akhlak yang kokoh akan mampu mengantarkannya pada kebahagiaan, baik dunia maupun akhirat.

Makan perbanyaklah memohon kepada Allah untuk senantiasa berakhlak yang baik dengan doa yang diajarkan oleh Nabi SAW : Dari Ziyad bin ‘Ilaqoh dari pamannya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca do’a,

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الأَخْلاَقِ وَالأَعْمَالِ وَالأَهْوَاءِ

“Allahumma inni a’udzu bika min munkarotil akhlaaqi wal a’maali wal ahwaa’ [artinya: Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari akhlaq, amal dan hawa nafsu yang mungkar].” (HR. Tirmidzi no. 3591, shahih)

Sumber: https://muslim.or.id/21107-pelajarilah-dahulu-adab-dan-akhlak.html

Penulis : Ustadz Faisal Alhabsyi (Bidang Kurikulum dan Akademik Pesantren MAQI)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Advertisment ad adsense adlogger