Hadits

Keutamaan Sedekah Jariyah bagi Setiap Muslim

Sedekah jariyah merupakan investasi akhirat yang paling menguntungkan bagi seorang hamba yang beriman. Selain memberikan manfaat luas bagi masyarakat, pahala dari amalan ini akan terus mengalir meskipun seseorang telah meninggal dunia. Oleh sebab itu, setiap muslim perlu mempersiapkan tabungan pahala yang tidak terputus melalui berbagai kebaikan yang bersifat permanen.


Hadits Tentang Tiga Amalan yang Terus Mengalir

Berikut adalah hadits yang diriwayatkan oleh Sahabat Abu Hurairah رضي الله عنه mengenai amalan yang tidak akan terputus pahalanya:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: Jika seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya. (HR. Muslim No. 1631)


Perintah Allah ﷻ untuk Menginfakkan Harta Terbaik

Selanjutnya, Allah ﷻ memberikan dorongan kepada orang-orang beriman agar menginfakkan sebagian harta yang mereka cintai di jalan-Nya. Allah ﷻ berfirman dalam Al-Quran:

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

Kamu tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, tentang hal itu, sungguh Allah Maha Mengetahui. (QS. Ali ‘Imran: 92)

Oleh karena itu, menyedekahkan harta dalam bentuk fasilitas umum seperti masjid atau sumur adalah bukti cinta yang tulus kepada Allah ﷻ. Kemudian, keikhlasan dalam memberi menjadi syarat utama agar amalan tersebut tercatat sebagai amal jariyah. Jadi, besarnya pahala tidak hanya bergantung pada nominal harta, melainkan juga pada manfaat jangka panjang yang dirasakan oleh umat.

Keberkahan dalam Memberi Manfaat

Lalu, kita perlu menyadari bahwa setiap kebaikan yang kita tanam akan kembali kepada diri kita sendiri dengan berlipat ganda. Di samping itu, sedekah jariyah berfungsi sebagai pelindung bagi seorang mukmin dari panasnya api neraka kelak. Rasulullah ﷺ memberikan motivasi agar kita senantiasa berbagi meskipun dalam jumlah yang sedikit. Beliau bersabda:

فَاتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ

Maka peliharalah diri kalian dari api neraka, meskipun hanya dengan menyedekahkan sebutir kurma. (HR. Bukhari No. 1417 dan Muslim No. 1016, dari Sahabat Adi bin Hatim رضي الله عنه)

Padahal, banyak orang seringkali merasa khawatir hartanya akan berkurang karena rajin bersedekah. Dengan demikian, menanamkan keyakinan bahwa sedekah justru mendatangkan keberkahan merupakan langkah awal menuju kelapangan rezeki yang hakiki.

Mempersiapkan Bekal Masa Depan

Pada akhirnya, waktu yang kita miliki di dunia ini sangat terbatas untuk mengumpulkan bekal akhirat. Selain itu, menyebarkan ilmu yang bermanfaat atau membangun sarana pendidikan termasuk dalam kategori amal yang tidak akan sia-sia. Sebaliknya, sikap kikir hanya akan membuat seseorang menyesal ketika maut telah menjemputnya secara tiba-tiba. Oleh sebab itu, mari kita manfaatkan kesempatan hidup ini untuk mencetak amal jariyah sebanyak mungkin demi keselamatan di hari kemudian.

Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat, B.A., Lc

Facebook Comments

Pesantren MAQI

Lembaga Bahasa Arab dan Studi Islam

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Advertisment ad adsense adlogger