Akhlak dan Tasawuf dalam  Pendidikan Islam

Bagikan artikel ini :

Tujuan Akhlak dan Tasawuf dalam Pendidikan Islam

Akhlak dan tasawuf merupakan inti ajaran Islam. Akhlak dan tasawuf yang merupakan disiplin ilmu yang berdasarkan ajaran Islam bertujuan untuk membentuk watak dan pribadi muslim menempuh insan kamil, dengan cara mengharuskan mereka melaksanakan sejumlah peraturan, kewajiban serta ketentuan-ketentuannya.

Dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa proses pembentukan insan kamil atau menjadi pribadi muslim yang menyadari sepenuhnya kedudukan dirinya dihadapan Allah SWT adalah merupakan tujuan utama dari akhlak dan  tasawuf.

Tujuan akhlak dan tasawuf adalah  sebagai berikut:

  1. Internal kesadaran diri

Dalam upaya membentengi diri dari perilaku negatif maka upaya yang dapat dilakukan dalam dunia pendidikan Islam yaitu menanamkan kesadaran dalam internal diri peserta didik. Memberikan pemahaman tentang baik dan buruk sejak dini. Agar peserta didik membiasakan diri melakukan kebaikan. Sehingga dalam prosenya nanti akan terbentuk kesadaran diri dalam diri peserta didik.

Peserta didik dibekali ilmu tentang keislaman, yang berguna sebagai pelindung peserta didik tersebut dari dalam diri. Karena tidak mungkin pendidik nantinya mengawasi apa yang dilakukan peserta didik di luar sekolah secara maksimal.

Baik dan buruknya seseorang ditentukan oleh dalam diri orang itu sendiri. Manusia dibekali nikmat berupa akal fikiran, dengan akal fikiran tersebut manusia diberi kekuasaan penuh untuk menentukan jalan hidupnya sendiri. Berhak memilih untuk menjadi baik atau buruk. Yang nantinya semua akan ada pertanggung jawaban atas apa yang dilakukannya.

Kesadaran diri berarti sadar akan perasaan anda sendiri. Untuk menjadi pemimpin diri anda harus “melek emosi”. Anda harus dapat mengenali dan mengidentifikasi perasaan apapun yang sedang anda rasakan.ini dasar dari kecerdasan emosional.

Perbedaan orang indonesia dengan orang jepang yaitu jika orang jepang, orang jepang paham dan bisa melakukan, sedangkan jika orang indonesia mereka ngerti tetapi tidak bisa melakukan.

Internal kesadaran diri disini mempunyai arti yang sangat luas. Mencakup seluruh aspek ajaran yang telah di atur dalam Islam. seorang muslim harus tau posisinya dan tau apa yang seharusnya dan wajib untuk dilakukan. Dan apa yang harus ditinggalkan.

Kesadaran mau untuk berbuat baik menjadi sangat penting, karena setiap muslim baligh bebas melakukan apa yang ingin dilakukannya. Dikatakan baligh karena dalam berpikir sudah sempurna. Paham mana yang baik dan mana yang buruk.

  1. Kepribadian Terpuji

Suatu tujuan yang hendak dicapai oleh pendidikan pada hakikatnya adalah suatu perwujudan dari nilai-nilai ideal yang terbentuk dalam pribadi manusia yang diinginkan. Tujuan akhlak dan tasawuf tidak jauh dari pendidikan Islam itu sendiri, karena pendidikan budi pekerti (akhlak) adalah jiwa dari pendidikan Islam. Dengan itu, agama dan akhlak menjadi bingkai umum bagi masyarakat Islam. Sedangkan tujuan akhlak dan tasawuf merupakan tujuan pertama dan tertinggi bagi pendidikan Islam. Yaitu terciptanya peserta didik yang memiliki sifat terpuji.

Perilaku terpuji yang diharapakan untuk dimiliki peserta didik meliputi segala aspek yaitu sikap, ucapan dan perbuatan yang baik sesuai dengan ajaran Islam dan sesuai dengan apa yang telah Rasulullah SAW contohkan.yang nantinya diharapka peserta didik dapat menerapkan pada kehidupan sehari-sehari.

Penulis: Paisal Ahmad Akbar (Web Administrator)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Advertisment ad adsense adlogger