Pembagian Hadits Berdasarkan Kuantitas Rawi

  Pembagian hadits berdasarkan kuantitas rowi ini terbagi menjadi dua bagian yaitu hadit Mutawatir dan Hadits Ahad. Kemudian Hadits Ahad

Baca Selengkapnya

Al Bina’

Pengertian Al Bina’ (Tetap) Al Bina’ adalah keadaan akhir kalimah/kata yang harus tetap pada satu keadaan dalam semua susuna kata.

Baca Selengkapnya

Apakah ” إذا ” Huruf atau Isim ?

Apakah ” إذا ” Huruf atau Isim ? Pengertian إذا Bila suatu hari ada orang yang bertanya kepada kita dengan

Baca Selengkapnya

AN-NAKIROH DAN AL-MA’RIFAH

AN-NAKIROH DAN AL-MA’RIFAH Dalam ilmu nahwu kita sering mendengar istilah ”kalimah” yang memiliki arti  ”kata”. Dan kalimah terbagi kedalam tiga

Baca Selengkapnya

Pengertian Kalam

Dan padanya terdapat dua permasalahan: Permasalahan yang pertama; Apa pengertian kalam menurut para ahli nahwu? الكلام: هو ما تركب من

Baca Selengkapnya

Kedudukan Kata Lughatan dan Ishthilahan

Kedudukan Kata Lughatan, Ishthilahan Ketika kita membaca sebuah kitab, sering kita dapati kata “لُغَةً ”  dan “ اصْطِلَاحًا ” saat

Baca Selengkapnya

Maf’ul ma’ah

Maf’ul ma’ah ( المفعول معه ) الاسم المنصوب الذي يذكر لبيان من فعل معه الفعل Maf’ul ma’ah adalah isim yang

Baca Selengkapnya

Maf’ul fih / dzarf

Maf’ul fih / dzarf  (المَفْعُوْلُ فِيْهِ / الظَّرْفُ   )   اسم يبين المكان أو الزمان اللذان حدث فيهما الفعل Isim

Baca Selengkapnya

Maf’ul bih

من وقع عليه فعل الفاعل Maf’ul bih adalah sesuatu yang terkena pekerjaan (objek). Pembagiannya sebagaimana dalam tabel:     Maf’ul

Baca Selengkapnya

Badal

Badal secara bahasa adalah Misalnya kita mengatakan kepada orang yang kehilangan sesuatu: أَبْدَلَكَ اللهُ خَيْرًا مِنْهُ  semoga Allah mengganti untuknmu 

Baca Selengkapnya
Advertisment ad adsense adlogger