Al-Quran Pedoman Hidup Manusia

Bagikan artikel ini :

Al-Quran merupakan kitab suci umat Islam yang diturunkan kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam. Al-Quran adalah pedoman bagi manusia yang mau mengambil petunjuk di dalamnya untuk menata dan melaksanakan kehidupan dunia dan mendapatkan kebahagiaan hidup akhirat kelak yang kekal abadi selama-lamanya.  Al-Quran juga mengandung penjelasan-penjelasan tentang petunjuk dari Allah Subhanahu wata’ala dan sebagai pemisah antara yang hak dan bathil.

Allah Subahanahu Wata’ala berfirman :

شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدٗى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٖ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِۚ

Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil) (QS Al-Baqarah : 185)

Al-Quran adalah sumber utama dari segala hukum dalam kehidupan, Al-Quran adalah jalan kehidupan, oleh sebab itu umat Islam harus berupaya mengetahui dan memahami isi kandungannya secara menyeluruh. Pengetahuan dan pemahaman terhadap Al-Quran semestinya diterapkan dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَطِيعُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُواْ ٱلرَّسُولَ وَأُوْلِي ٱلۡأَمۡرِ مِنكُمۡۖ فَإِن تَنَٰزَعۡتُمۡ فِي شَيۡءٖ فَرُدُّوهُ إِلَى ٱللَّهِ وَٱلرَّسُولِ إِن كُنتُمۡ تُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِۚ ذَٰلِكَ خَيۡرٞ وَأَحۡسَنُ تَأۡوِيلًا

 

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (QS An-Nisa : 59)

Prinsip kita menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup bukan hanya sekadar tahu dan paham tentang isi dari kandungannya akan tetapi juga pada pengetahuan dan pemahaman tentang cara mengkaji Al-Quran tersebut. Sehingga pemahaman terhadap Al-Quran bukan hanya sebatas materi saja, tetapi berlanjut pada tahap pengkajian terhadap Al-Quran itu sendiri termasuk mendalami ilmu-ilmu yang melandasi dalam penafsiran Al-Quran. Sehingga dengan demikian akan melahirkan sebuah pengetahuan Ilmu Tafsir Al-Quran.

Inilah yang menjadi landasan pemikiran tentang pentingnya cabang Ilmu Tafsir Al-Quran yang akan menjadi kajian khusus dan artikel-artikel selanjutnya.

Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat (Musyrif Aam Pesantren MAQI)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Open chat
Advertisment ad adsense adlogger