Saran Imam Zarnuji terhadap Penuntut Ilmu

Bagikan artikel ini :

Dalam kitab talim mutaalim disebutkan

وينبغى لطالب العلم أن يحصل كتاب الوصية التى كتبها أبو حنيفة رضى الله عليه ليوسف بن خالد السمتى عند الرجوع إلى أهله، يجده من يطلب العل وقد كان أستاذنا شيخ الإسلام برهان الدين على بن أبو بكر قدس الله روحه العزيز أمرنى بكتابته عند الرجوع إلى بلدى فكتبته، ولابد للمدرس والمفتى فى معاملات الناس منه، وبالله التوفيق.

Sebaiknya pelajar bisa mendapatkan buku wasiat tulisan Abu Hanifah (yang tadinya) untuk Yusuf Bin Khalid As-Samty waktu pulang kembali ketengah-tengah keluarganya. Dan buku ini bisa didapatkan oleh yang mau mencarinya. Guru kita sendiri, yaitu Syaikhul Imam Burhanul Immah Aliy Abu Bakar semoga Allah mensucikan ruhnya yang mulya itu adalah juga memerintahkan kami waktu mau pulang ke daerah agar menulis buku tersebut, dan kami pun melakukannya. Sang guru dan mufti (pemberi fatwa) bidang pergaulan manusia, harus memegangi buku wasiat tersebut. Dan Hayalah dari Allah datangnya Taufiq.

Inti pembahasan

Disana disebutkan bahwa latarbelakang penulisan kitab adalah kitab tersebut diwasiatkan oleh imam abu hanifah kepada muridnya yaitu yusuf bin kholid as-samti Ketika ia hendak pergi ke daerahnya yaitu bashrah. abu hanifah berkata: kamu tidak boleh pergi sebelum aku tuliskan wasiat yang didalamnya engkau butuhkan dalam hidup bermasyarakat, Tingkatan ahli ilmu, melatih diri, politik bernegara, Pendidikan secara khusus dan secara umum, Meninjau suatu urusan secara umum sehingga Ketika kau bergaul dengan masyarakat engkau mempunyai alat untuk memperbaiki dan menghiasimu serta engkau tidak dihinakan.[1]

Maka inti dari pembahasan ini adalah Mualif mewajibkan bagi penuntut ilmu untuk memiliki kitab wasiat Abu Hanifah kepada muridnya Yusuf  Khalid As-Samty karena didalam kitab tersebut terdapat banyak faidah yang bermanfaat bagi penutut ilmu.

In Syaa Allah akan kita terjemahkan kitab tersebut biidznillah.

[1] Abi Hanifah An-Numan.tt. Min washoya Al-Imam Al-Adzom Abi Hanifah An-Numan (tt: Dar al-Fath) hal.55.

Paisal Ahmad Akbar (Staff Pengajar Pesantren MAQI)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Advertisment ad adsense adlogger