Warna-Warni (1)

Bagikan artikel ini :

اَلْأَلْوَانُ

Warna-warni

(bagian 1)

 

رَمَادِيٌّ Abu-abu
أَزْرَقُ Biru
بُنِيٌّ Coklat
أَخْضَرُ Hijau
أَسْوَدُ hitam

 

penerapan mufradat dalam kalimat

 

إِنَّ الْقَمِيْصَ لَوْنُهُ رَمَادِيٌّ Sesungguhnya kemeja itu berwarna abu-abu
كَأَنَّ جِلْدَكَ أَزْرَقُ Seolah-olah kulit kamu berwarna biru
لَعَلَّ الْقُرْآنَ جِلْدُهُ بُنِيٌّ Semoga al-quran itu jilidnya berwarna coklat
إِنَّ الْحَافِلَةَ لَوْنُهَا أَخْضَرُ Sesungguhnya bis itu berwarna hijau
كَأَنَّ سَيَّارَتِي سَوْدَاءُ Seolah-olah mobil saya berwarna hitam

Penulis : Ustadz Wildan Risalat (Bidang Kesantrian Pesantren MAQI)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Advertisment ad adsense adlogger