Adab Makan

Bagikan artikel ini :

– عن عُمَرَ بنِ أبي سلَمَة رضي اللَّه عنهما قال: قال لي رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم: «سَمِّ اللَّه وكُلْ بِيمِينكَ ، وكُلْ مِمَّا يَلِيكَ». عَنْ عُمَرَ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ يَقُولُ كُنْتُ غُلَامًا فِي حَجْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَتْ يَدِي تَطِيشُ فِي الصَّحْفَةِ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا غُلَامُ سَمِّ اللَّهَ وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ فَمَا زَالَتْ تِلْكَ طِعْمَتِي بَعْدُ – رواه البخاري ومسلم وهذا لفظ البخاري

صحيح البخاري كتاب الأطعمة, باب التسمية على الطعام والأكل باليمين, 5/2056, الحديث 5061.

وصحيح مسلم بشرح النووي, كتاب الأشربة, باب آدب الطعام والشراب وأحكامها, 13/192, 193.

Dari Umar Bin Abi Salamah Radhiyallahu ‘Anhu berkata: Ketika aku kecil di dalam asuhan Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam dan ketika itu tanganku mengacak-acak di atas nampan. Maka Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam berkata kepadaku: Wahai anak, sebutlah nama Allah dan makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah dari apa yang dihadapanmu, maka begitulah cara makanku sesudah itu (HR Bukhori dan Muslim dan ini Lafadz Bukhori).

Shohih Bukhori di dalam Kitab Ath’imah (makanan) Bab Menyebut Asma Allah atas makanan dan makan dengan tangan kanan. 5/2056, Hadits 5061.

Shohih Muslim dengan Syarah (penjelasan) An-nawawi, Kitab Asyribah (Minuman) Bab adab makan dan minum dan hokum-hukumnya, 13/192, 193.

 

MAKNA MUFRODAT (KOSA KATA)

  1. غُلاَمٌ : Anak kecil
  2. فِي حَجْرِ رسول الله : Dalam asuhan dan didikan beliau
  3. تَطِيشُ : Tidak bisa diam di satu tempat (mengacak-acak)
  4. الصَّحْفَةِ : Nampan besar untuk menghidangkan makanan.
  5. سَمِّ اللَّهَ : Ucapkanlah Bismillah
  6. اليمين : Tangan kanan
  7. يَلِيكَ : Dekat denganmu (di hadapanmu)
  8. طِعْمَتِي : Cara makanku
  9. مَا زَالَتْ تِلْكَ طِعْمَتِي بَعْدُ : Berlanjut kebiasaan tersebut dalam makanku

 

PENJELASAN HADITS

Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam menikah dengan Ummu Salamah setelah kematian suaminya Abu Salamah, adalah Umar Bin Abi Salamah tinggal bersama ibunya di rumah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam. Pada suatu hari Umar kecil duduk makan bersama Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam, adalah tangannya tidak bisa diam di satu tempat makanan. Maka Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam mengajarkannya adab makan yaitu:

  1. Mengucapkan Bismillah apabila hendak makan.
  2. Makan dengan tangannya yang kanan.
  3. Makan yang dekat tempatnya dan tidak menjulurkan tangannya ke makanan orang lain.

Dan Umar Bin Abi Salamah mengerjakan perintah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam itu, maka jadilah hal tersebut kebiasaan di dalam makannya.

 

FAIDAH HADITS

  1. Mengucapkan Bismillah di awal makan
  2. Makan dengan tangan kanan
  3. Seseorang harus makan makanan yang dekat dengannya dan tidak menjulurkan tangannya ke dekat makanan orang lain.
  4. Apabila makanannya beragam, maka dia boleh makan makanan yang tidak di dekatnya.

Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat (Musyrif Aam Pesantren MAQI)

Sumber penulisan : Kitab Hadits Silsilah Ta’limil Lughah Al-Arabiyyah Mustawa Tsani

 

 

 

Facebook Comments

Pesantren MAQI

Lembaga Bahasa Arab dan Studi Islam

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
Advertisment ad adsense adlogger