Hadits

Cara Berpakaian yang Benar Menurut Agama Islam

Pakaian adalah salah satu nikmat yang Allah Taโ€™ala berikan kepada manusia. Karenanya manusia dapat mengambil maslahat yang begitu penting, seperti melindunginya dari hawa dingin maupun panas yang membahayakan, tidak mudah terkena penyakit.

Selain maslahat-maslahat tersebut, dalam ajaran islam, pakaian tidak dipandang dari segi manfaatnya saja, namun juga ada aspek syariโ€™at dan akhlaq yang berkaitan dalam pemakaiannya. Sehingga ada beberapa hukum yang berlaku dalam masalah berpakaian, seperti halnya โ€œIsbal โ€œ yaitu, memanjangkan pakaian (celana, sarung, gamis,dll) hingga menyentuh tanah.

Yang demikian merupakan salah satu contoh konkrit masalah berpakaian, sebagaimana sabda Nabi Muhammad shallallahu โ€˜alaihi wa sallam,

ู„ุง ูŠู†ุธุฑ ุงู„ู„ู‡ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ุฅู„ู‰ ู…ู† ุฌุฑ ุฅุฒุงุฑู‡ ุจุทุฑุงู‹

โ€œPada hari Kiamat nanti Allah tidak akan memandang orang yang menyeret kainnya karena sombong.โ€ (HR. Bukhari no. 5788)

Ketentuan berpakain yang disyariatkan islam adalah bentuk perhatian mendalam seputar masalah pakaian itu sendiri, karena pakaian bukan hanya dilihat dari asas kemanfaatannya saja, tetapi pakaian juga merupakan identitas seseorang.

Adapun beberapa adab yang disyariatkan dalam masalah pakaian, diantaranya adalah :

  1. Membaca basmalah ketika hendak berpakaian

Sebagaimana riwayat Dari Abu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ูƒูู„ู‘ู ุฃูŽู…ู’ุฑู ุฐููŠู’ ุจูŽุงู„ู ู„ุงูŽ ูŠูุจู’ุฏูŽุฃู ูููŠู’ู‡ู ุจูู€ : ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‡ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ู†ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู’ู…ู ููŽู‡ููˆูŽ ุฃูŽุจู’ุชูŽุฑู

โ€œSetiap perkara penting yang tidak dimulai dengan โ€˜bismillahirrahmanir rahiimโ€™, amalan tersebut terputus berkahnya.โ€ (HR. Al-Khatib dalam Al-Jamiโ€™, dari jalur Ar-Rahawai dalam Al-Arbaโ€™in, As-Subki dalam tabaqathnya)

  1. Memulai dari arah tubuh bagian kanan

Dari โ€˜Aisyah radhiyallahu โ€™anha, beliau berkata:

ุฃูŽู†ูŽู‘ ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูŽู‘ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูุนู’ุฌูุจูู‡ู ุงู„ุชูŽู‘ูŠูŽู…ูู‘ู†ู ูููŠ ุชูŽู†ูŽุนูู‘ู„ูู‡ู ูˆูŽุชูŽุฑูŽุฌูู‘ู„ูู‡ู ูˆูŽุทูู‡ููˆุฑูู‡ู ูููŠ ุดูŽุฃู’ู†ูู‡ู ูƒูู„ูู‘ู‡ู

โ€œBahwasanya Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam membiasakan diri mendahulukan yang kanan dalam memakai sandal, menyisir, bersuci dan dalam setiap urusannyaโ€ (HR. Bukhari no. 168).

  1. Tidak menyerupai penampilan lawan jenis

Sebagaimana riwayat dari Abdullah bin Abbas radhiyallahuโ€™anhu, ia berkata:

ู„ูŽุนูŽู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุงู„ู’ู…ูุฎูŽู†ู‘ูŽุซููŠู†ูŽ ู…ูู†ู’ ุงู„ุฑู‘ูุฌูŽุงู„ู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุชูŽุฑูŽุฌู‘ูู„ูŽุงุชู ู…ูู†ู’ ุงู„ู†ู‘ูุณูŽุงุกู ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽุฎู’ุฑูุฌููˆู‡ูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุจููŠููˆุชููƒูู…ู’

โ€œRasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam melaknat laki-laki yang kebanci-bancian dan para wanita yang kelaki-lakianโ€. Dan Nabi juga bersabda: โ€œkeluarkanlah mereka dari rumah-rumah kalian!โ€ (HR. Bukhari no. 5886).

  1. Tidak menyerupai pola pakaian orang kafir

Dari Abdullah bin Umar radhiallahuโ€™anhu, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ู…ู† ุชุดุจู‡ ุจู‚ูˆู… ูู‡ูˆ ู…ู†ู‡ู…

โ€œSiapa saja yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka.โ€ (HR. Abu Dawud no. 4031)

  1. Membaca doโ€™a ketika berpakaian

Doโ€™a yang benar adalah sebagai berikut,

ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ูŽู‘ุฐูู‰ ูƒูŽุณูŽุงู†ูู‰ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ุซูŽู‘ูˆู’ุจูŽ ูˆูŽุฑูŽุฒูŽู‚ูŽู†ููŠู‡ู ู…ูู†ู’ ุบูŽูŠู’ุฑู ุญูŽูˆู’ู„ู ู…ูู†ูู‘ู‰ ูˆูŽู„ุงูŽ ู‚ููˆูŽู‘ุฉู

โ€œSegala puji bagi Allah yang telah memberikan pakaian ini kepadaku sebagai rezeki dari-Nya tanpa daya dan kekuatan dariku.โ€ (HR. Abu Dawud no. 4023)

Penulis : Ustadz A. Muslim Nurdin, S.Pd (Mudir Pesantren MAQI)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Advertisment ad adsense adlogger