Aqidah

Jahmiyyah

Mengenal pelbagai pemikiran yang menyimpang dalam sejarah Islam merupakan langkah penting untuk menjaga kemurnian akidah. Salah satu sekte yang paling ekstrem dalam merusak konsep tauhid adalah Jahmiyyah. Pemahaman kelompok ini membawa ancaman besar karena meniadakan nama dan sifat Allah ﷻ serta merusak prinsip keimanan.

Sejarah Kemunculan Kelompok Jahmiyyah

Secara historis, nama Jahmiyyah dinisbatkan kepada tokoh utamanya, yaitu Jahm bin Shafwan. Ia mengambil pemikiran pemikiran ekstrim ini dari gurunya yang bernama Al-Ja’d bin Dirham pada akhir masa Dinasti Umayyah. Kelompok ini tumbuh dan berkembang dengan mengusung ajaran rasionalisme radikal yang menolak wahyu jika bertentangan dengan logika mereka.

Kemunculan aliran ini langsung mendapatkan reaksi keras dari para ulama Salafus Shalih di zamannya. Para ulama membentengi masyarakat dari ajaran Jahm bin Shafwan karena ajarannya merusak pondasi agama secara mendasar.

Penyimpangan Utama Ajaran Jahmiyyah

Kelompok Jahmiyyah memiliki beberapa doktrin berbahaya yang membedakan mereka dari Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Penyimpangan paling menonjol dari aliran ini meliputi perkara-perkara berikut:

1. Ta’thil (Meniadakan Nama dan Sifat Allah)

Jahmiyyah menolak seluruh nama dan sifat yang telah Allah ﷻ tetapkan bagi diri-Nya. Mereka mengklaim bahwa menetapkan sifat bagi Allah berarti menyamakan-Nya dengan makhluk. Padahal, Allah ﷻ menegaskan penetapan sifat-sifat-Nya dalam Al-Qur’an:

وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ فَادْعُوهُ بِهَا

Hanya milik Allah asmaul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaul husna itu (QS. Al-A’raf: 180)

2. Menyatakan Al-Qur’an Adalah Makhluk

Aliran ini meyakini bahwa Al-Qur’an merupakan ciptaan atau makhluk, bukan firman (kalam) Allah ﷻ. Pemikiran keliru inilah yang memicu fitnah besar dalam sejarah Islam.

3. Paham Jabariyyah dan Murji’ah Ekstrem

Jahm bin Shafwan mengajarkan bahwa manusia terpaksa dalam segala perbuatannya tanpa memiliki ikhtiar. Selain itu, ia menganggap iman sebatas pengetahuan di dalam hati saja tanpa memerlukan pengakuan lisan maupun pengamalan anggota tubuh.

Bantahan As-Sunnah Terhadap Jahmiyyah

Rasulullah ﷺ dan para sahabat senantiasa mengajarkan bahwa Allah ﷻ memiliki sifat-sifat keagungan yang nyata dan berhak disembah. Salah satu bantahan telak terhadap Jahmiyyah yang menolak sifat-sifat Allah adalah penjelasan tentang ketinggian Allah di atas Arsy.

Banyak dalil hadits shahih yang membantah anggapan Jahmiyyah bahwa Allah berada di mana-mana atau tidak memiliki sifat. Dari Mu’awiyah bin Al-Hakam As-Sulami رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bertanya kepada seorang budak wanita:

أَيْنَ اللَّهُ قَالَتْ فِي السَّمَاءِ قَالَ مَنْ أَنَا قَالَتْ أَنْتَ رَسُولُ اللَّهِ قَالَ أَعْتِقْهَا فَإِنَّهَا مُؤْمِنَةٌ

Di mana Allah? Budak itu menjawab: Di atas langit. Nabi bertanya lagi: Siapa aku? Dia menjawab: Engkau adalah Rasulullah. Maka Nabi ﷺ bersabda kepada majikannya: Merdekakanlah dia, karena sesungguhnya dia adalah seorang wanita mukminah (HR. Muslim no. 537, Mu’awiyah bin Al-Hakam As-Sulami meriwayatkan pengakuan iman budak wanita tersebut di hadapan Nabi ﷺ).

Melalui hadits ini, Rasulullah ﷺ membenarkan penetapan sifat ketinggian bagi Allah ﷻ. Jawaban ini membuktikan kebatilan paham Jahmiyyah yang meniadakan keberadaan dan sifat-sifat Allah ﷻ.

Kesimpulan

Memahami bahaya paham Jahmiyyah mengajarkan kita untuk selalu berpegang teguh pada dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah. Kita wajib mengimani seluruh nama dan sifat Allah ﷻ sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya. Keimanan yang murni hanya akan kita raih dengan menyucikan Allah tanpa meniadakan sifat-sifat keagungan-Nya.

Akhirnya, mari kita senantiasa memohon perlindungan dari segala pemikiran yang merusak tauhid dan akidah. Semoga Allah ﷻ menguatkan hati kita di atas jalan Salafus Shalih hingga akhir hayat. Keselamatan di akhirat kelak sangat bergantung pada keutuhan iman yang kita jaga di dunia.

Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat, B.A., Lc

Facebook Comments

Pesantren MAQI

Lembaga Bahasa Arab dan Studi Islam

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Advertisment ad adsense adlogger