Kosakata

Keluarga (5)

 

اَلْأُسْرَةُ وَ الْعَائِلَةُ

Keluarga

(bagian 5)

 

اِبْنُ أَخٍ Keponakan(L)dari saudara
اِبْنُ أُخْتٍ Keponakan (L)dari saudari
بِنْتُ أَخٍ Keponakan (P)dari saudara
بِنْتُ أُخْتٍ Keponakan (P)dari saudari
اِبْنُ عَمٍّ Sepupu (L) putra paman

 

penerapan mufradat dalam kalimat

 

يَمْشِي ابْنُ أَخِي عَلَى قَدَمَيْهِ Keponakan saya sedang berjalan kaki
سَيَبْدَأُ ابْنُ أُخْتِي تَعَلُّمًا غَدًا Keponakan saya akan mulai belajar besok
وَضَعَتْ بِنْتُ أَخِي عَادِيًا Keponakan saya melahirkan secara normal
غَسَلَتْ بِنْتُ أُخْتِي دَرَّاجَتِي Keponakan saya telah mencuci motor saya
بَنَى ابْنُ عَمِّي قِصْرًا مُنْذُ أُسْبُوْعَيْنِ

Sepupu saya membangung istana sejak dua minggu lalu

Penulis : Ustadz Wildan Risalat (Bidang Kesantrian Pesantren MAQI) 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.