Keluarga (2)

Bagikan artikel ini :

اَلْأُسْرَةُ وَ الْعَائِلَةُ

Keluarga

(bagian 2)

 

شَقِيْقٌ Saudara kandung
شَقِيْقَةٌ Saudari kandung
أَخٌ لِأَبٍ Saudara sebapa
أَخٌ لِأُمٍّ Saudara seibu
أَخٌ كَبِيْرٌ Kaka (L)

 

penerapan mufradat dalam kalimat

 

شَقِيْقُ وِلْدَانٍ فِي الْمَسْجِدِ Saudara kandung wildan sedang di masjid
سَقِيْقَةُ عَلِيٍّ تَتَعَلَّمُ الْفِقْهَ Saudari kandung Ali sedang belajar fiqh
أَخِي لِلْأَبِ يَصْعُدُ الْجَبَلَ Saudara sebapa saya sedang mendaki gunung
أَخِي لِلْأُمِّ كَانَ شُرْطِيًّا Saudara seibu saya dulu seorang polisi
أَخِي الْكَبِيْرُ يُدَرِّسُ حِصَّتَيْنِ فِي الْيَوْمِ Kaka (L) saya mengajar dua jam pelajaran setiap harinya

Penulis : Ustadz Wildan Risalat (Bidang Kesantrian Pesantren MAQI) 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Advertisment ad adsense adlogger