Silaturahmi Ke Ma’had Bilal Bin Robah Cisayong Tasikmalaya
Sinergi Dakwah: Kunjungan Yayasan Amal Mata Hati ke Ma’had Bilal Bin Robah
Silaturahmi menjadi sarana utama bagi kita untuk memperkuat ikatan ukhuwah antar lembaga dakwah. Oleh karena itu, Yayasan Amal Mata Hati melaksanakan kunjungan spesial ke Ma’had Bilal Bin Robah di Cisayong, Tasikmalaya pada Sabtu, 4 Juli 2020. Selain untuk mempererat tali persaudaraan, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kemajuan pendidikan Islam secara nyata.
Menyerahkan Wakaf Kitab Bahasa Arab Metode MAQI
Agenda utama dalam kunjungan ini adalah menyerahkan bantuan literatur pendidikan bagi para santri. Yayasan Amal Mata Hati memberikan 20 eksemplar kitab Bahasa Arab 90 Jam Metode MAQI sebagai penunjang belajar. Ustadz Kurnia Lirahmat menyusun langsung kitab ini sebagai panduan ilmu Nahwu di Pesantren MAQI. Melalui metode tersebut, beliau berharap para santri dapat memahami bahasa Al-Qur’an dengan lebih mudah dan cepat.
Langkah ini selaras dengan perintah Allah ﷻ agar kita saling menolong dalam jalan kebajikan. Allah ﷻ berfirman:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ
Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. (QS. Al-Ma’idah: 2).
Sambutan Hangat dan Keakraban Bersama Santri
Setibanya di lokasi, Ustadz Mahmud Shiddiq dan Ustadz Ade selaku pengasuh Ma’had memberikan sambutan yang sangat hangat. Kemudian, tim yayasan juga berkesempatan untuk bercengkrama penuh keakraban dengan para santri di sana. Menariknya lagi, Ma’had Bilal Bin Robah menggratiskan seluruh biaya pendidikan bagi para santrinya. Maka dari itu, semangat perjuangan mereka dalam mengelola pesantren ini patut kita apresiasi.
Kegiatan membagikan ilmu semacam ini memiliki kedudukan yang sangat mulia di sisi Allah ﷻ. Abu Hurairah رضي الله عنه meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda:
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
Apabila manusia mati maka amalnya terputus kecuali karena tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya. (HR. Muslim no. 1631).
Harapan dan Doa untuk Para Muhsinin
Akhirnya, kami berharap silaturahmi yang penuh keberkahan ini menjadi wasilah untuk menggapai keridhoan Allah ﷻ. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muhsinin yang terus mendukung perjuangan kami. Oleh karena dukungan tersebut, tim yayasan dapat terus menebar manfaat ke berbagai penjuru. Semoga Allah ﷻ membalas kedermawanan bapak dan ibu sekalian dengan pahala yang berlipat ganda.

