Al-Quran

Ayat-ayat Hijrah dalam Al-Qur’an

Momentum Perubahan Hakiki di Bulan Muharram

Hari ini umat Islam memasuki hari ke-1 dalam bulan Muharram, yang menandai awal tahun baru Islam. Di samping itu, momen pergantian tahun ini mengingatkan kita pada peristiwa bersejarah perpindahan Rasulullah ﷺ dari Makkah ke Madinah. Oleh karena itu, Al-Qur’an mengabadikan ayat-ayat hijrah sebagai panduan bagi setiap Muslim untuk melakukan transformasi spiritual menuju keridaan Allah ﷻ.

Hakikat Hijrah dan Keutamaannya dalam Al-Qur’an

Secara mendasar, hijrah bukan sekadar perpindahan tempat tinggal demi mencari keamanan fisik. Selain itu, hijrah yang sesungguhnya melibatkan pengorbanan harta dan jiwa demi mempertahankan serta meninggikan kalimat Allah ﷻ. Maka dari itu, Allah ﷻ menjanjikan derajat yang sangat tinggi bagi orang-orang yang berani melakukan perubahan besar ini.

Allah ﷻ berfirman dalam ayat-Nya:

الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللَّهِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ

Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan. (QS. At-Tawbah: 20)

Janji Kelapangan Rezeki Bagi Orang yang Berhijrah

Selanjutnya, kita tidak perlu merasa khawatir atau takut kehilangan dunia ketika memutuskan untuk berhijrah ke jalan yang benar. Tentu saja, Allah ﷻ menjamin kelapangan rezeki dan tempat bernaung yang luas bagi hamba-Nya yang keluar dari maksiat. Di samping itu, keteguhan hati dalam meninggalkan keburukan akan selalu mendatangkan pertolongan-Nya.

Allah ﷻ menegaskan janji tersebut melalui firman-Nya:

وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الْأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً

Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat migrasi yang luas dan rezeki yang banyak. (QS. An-Nisa: 100)

Makna Hijrah Hati Menurut Sunnah Nabi ﷺ

Bukan hanya perpindahan fisik masa lalu, namun makna hijrah tetap berlaku sepanjang zaman bagi setiap individu. Rasulullah ﷺ memberikan definisi yang sangat menyentuh mengenai esensi hijrah bagi seorang Muslim kontemporer. Beliau ﷺ menjelaskan bahwa pelaku hijrah sejati adalah orang yang mampu mengendalikan dirinya untuk meninggalkan larangan Allah ﷻ.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr رضي الله عنهما, Nabi ﷺ bersabda:

الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ

Seorang muslim adalah orang yang kaum muslimin lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya, dan seorang muhajir (orang yang berhijrah) adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah. (HR. Bukhari dan Muslim).

Memulai Tahun Baru dengan Semangat Hijrah

Supaya awal bulan Muharram ini membuahkan berkah, maka kita perlu memperbanyak amal shaleh serta meninggalkan kebiasaan buruk. Memang benar bahwa waktu terus berjalan, akan tetapi kualitas iman kita yang menentukan nilai dari pertambahan usia tersebut. Oleh sebab itu, marilah kita manfaatkan momentum ini untuk bertekad menjadi pribadi yang lebih bertakwa.

Diriwayatkan dari Mu’awiyah bin Abi Sufyan رضي الله عنهما, beliau mendengar Rasulullah ﷺ bersabda tentang keberlanjutan pintu hijrah ini.

لَا تَنْقَطِعُ الْهِجْرَةُ حَتَّى تَنْقَطِعَ التَّوْبَةُ وَلَا تَنْقَطِعُ التَّوْبَةُ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا

Hijrah tidak akan terputus sampai pintu taubat terputus, dan taubat tidak akan terputus sampai matahari terbit dari barat. (HR. Abu Dawud. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih Al-Jami’ No. 7469).

Kesimpulan

Pada akhirnya, merayakan hari ke-1 Muharram harus kita barengi dengan aksi nyata dalam memperbaiki ibadah dan akhlak. Melalui pemahaman terhadap ayat-ayat hijrah, manusia dapat mengobarkan semangat perubahan dari kegelapan dosa menuju cahaya ketaatan. Oleh karena itu, marilah kita memohon taufik kepada Allah ﷻ agar senantiasa istiqamah di atas jalan hijrah spiritual ini.

Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat, B.A., Lc

Facebook Comments

Pesantren MAQI

Lembaga Bahasa Arab dan Studi Islam

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Advertisment ad adsense adlogger