Al-Quran

Keadilan dalam Al-Qur’an

Menegakkan Kebenaran di Bulan Ramadhan

Keadilan merupakan nilai universal yang menjadi fondasi utama dalam ajaran Islam. Di samping itu, Allah ﷻ memerintahkan setiap Mukmin untuk senantiasa berlaku adil dalam segala situasi dan kondisi. Oleh karena itu, momen Ramadhan tahun ini menjadi waktu yang sangat tepat bagi kita untuk mengevaluasi diri serta memperbaiki sikap adil terhadap sesama.

Perintah Allah ﷻ untuk Berlaku Adil

Secara mendasar, Al-Qur’an memerintahkan kita agar menegakkan keadilan tanpa memandang kasta atau hubungan kekeluargaan. Selain itu, rasa benci kepada suatu kaum tidak boleh menjadi alasan bagi seseorang untuk bertindak zalim. Maka dari itu, keadilan yang kokoh mencerminkan kedekatan jiwa seorang hamba kepada nilai-nilai ketakwaan.

Allah ﷻ berfirman dalam ayat-Nya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَى أَلَّا تَعْدِلُوا اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى

Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah, (ketika) menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa. (QS. Al-Ma’idah: 8)

Keadilan Sebagai Amanah Kepemimpinan

Selanjutnya, prinsip keadilan juga sangat berkaitan erat dengan amanah yang Allah ﷻ titipkan kepada para pemimpin. Tentu saja, setiap keputusan yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus berlandaskan pada objektivitas dan kebenaran. Di samping itu, bulan Ramadhan mengajarkan kita untuk merasakan kesamaan derajat sebagai hamba di hadapan Sang Pencipta.

Allah ﷻ menegaskan kewajiban ini melalui firman-Nya:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ

Sungguh, Allah menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaklah kamu menetapkannya dengan adil. (QS. An-Nisa: 58)

Ancaman bagi Perbuatan Zalim

Bukan hanya perintah untuk adil, namun Rasulullah ﷺ juga sering memberikan peringatan keras terhadap perilaku zalim. Beliau ﷺ menjelaskan bahwa kezaliman yang dilakukan manusia di dunia akan berubah menjadi kegelapan di hari kiamat kelak. Oleh sebab itu, setiap individu harus menjauhi tindakan sewenang-wenang agar tidak merugi di akhirat.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar رضي الله عنهما, Rasulullah ﷺ bersabda:

الظُّلْمُ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Kezaliman adalah kegelapan-kegelapan pada hari kiamat. (HR. Bukhari dan Muslim).

Memperaktikkan Keadilan di Bulan Ramadhan

Supaya ibadah puasa kita semakin sempurna, maka kita perlu mengamalkan nilai keadilan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, seorang ayah harus bersikap adil terhadap anak-anaknya dalam pemberian maupun kasih sayang. Begitu pula dalam dunia bisnis, pedagang wajib menimbang dengan adil dan tidak merugikan hak-hak pembeli.

Diriwayatkan dari Nu’man bin Basyir رضي الله عنهما, Rasulullah ﷺ bersabda:

اتَّقُوا اللَّهَ وَاعْدِلُوا بَيْنَ أَوْلَادِكُمْ

Bertakwalah kepada Allah dan berlaku adillah di antara anak-anak kalian. (HR. Bukhari dan Muslim).

Kesimpulan

Pada akhirnya, menegakkan keadilan adalah jalan utama menuju masyarakat yang harmonis dan penuh berkah. Melalui semangat Ramadhan, manusia dapat melatih kejujuran hati untuk selalu berpihak pada kebenaran. Oleh sebab itu, marilah kita jadikan bulan suci ini sebagai momentum untuk menghapus segala bentuk kezaliman dan menghidupkan keadilan.

Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat, B.A., Lc

Facebook Comments

Pesantren MAQI

Lembaga Bahasa Arab dan Studi Islam

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Advertisment ad adsense adlogger