Kosakata

Pekerjaan, Jabatan dan Status (Bagian 3)

Mengenal Kosakata Profesi dalam Bahasa Arab dan Contoh Kalimatnya

Mempelajari berbagai jenis pekerjaan atau al-mihan dalam bahasa Arab sangat penting agar kita dapat memperkenalkan diri atau mendeskripsikan profesi orang lain. Selain itu, penguasaan mufradat tentang jabatan juga mempermudah kita saat membaca literatur kontemporer. Artikel ini menyajikan daftar kosakata profesi pilihan beserta contoh penggunaannya dalam kalimat agar Anda semakin mahir berbahasa Arab.

Daftar Kosakata Pekerjaan dan Jabatan (Bagian 3)

Berikut ini adalah beberapa mufradat terkait profesi dan status jabatan yang perlu kita ketahui bersama:

Kosakata Arab Cara Baca Makna Indonesia
كَاهِنٌ Kahinun Dukun / Peramal
سَفِيْرٌ Safirun Duta Besar
مُحَافِظٌ Muhafizhun Gubernur
مُدَرِّسٌ / مُعَلِّمٌ Mudarrisun / Mu’allimun Guru / Pengajar
قَاضٍ (ج قُضَاةٌ) Qadhin (Jamak: Qudhatun) Hakim

Penerapan Kosakata Profesi dalam Kalimat

Setelah menghafal daftar di atas, selanjutnya kita perlu melihat bagaimana kata-kata tersebut masuk ke dalam struktur kalimat yang sempurna:

  • Dukun: كَانَ الْكَاهِنُ سَحَرَنِي (Seorang dukun pernah menyihirku)

  • Duta Besar: صَارَ السَّفِيْرُ سَمِيْنًا (Duta besar itu telah menjadi gemuk)

  • Gubernur: لَا يَزَالُ الْمُحَافِظُ فِي الْمَكْتَبِ (Gubernur itu masih berada di kantor)

  • Guru: كُنْتُ مُدَرِّسًا فِي تِلْكَ الْمَدْرَسَةِ (Saya dahulu adalah seorang pengajar di sekolah itu)

  • Hakim: كَانَ قَاضِي تِلْكَ الْمَحْكَمَةِ عَادِلًا (Hakim pengadilan itu sangat adil)

Larangan Mendatangi Dukun dalam Pandangan Islam

Meskipun dukun (kahin) merupakan salah satu profesi yang ada dalam mufradat, syariat Islam melarang keras umatnya mendatangi dan mempercayai peramal. Islam mengajarkan kita untuk menyandarkan segala urusan hanya kepada Allah ﷻ. Terkait hal ini, Nabi ﷺ memberikan peringatan keras.

Dari sebagian istri Nabi ﷺ (Hafshah رضي الله عنها), Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَيْءٍ، لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

Barangsiapa mendatangi peramal lalu menanyakan kepadanya tentang sesuatu, maka salatnya tidak akan diterima selama empat puluh malam (HR. Muslim).

Sebaliknya, profesi sebagai pengajar atau guru memiliki kedudukan yang sangat mulia di sisi Allah ﷻ karena mereka menyebarkan ilmu yang bermanfaat. Nabi ﷺ bersabda:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالأَرَضِينَ حَتَّى النَّمْلَةَ فِي جُحْرِهَا وَحَتَّى الحُوتَ لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الخَيْرَ

Sesungguhnya Allah, para malaikat-Nya, serta penghuni langit dan bumi, bahkan semut di sarangnya dan ikan di lautan, benar-benar berselawat (mendoakan kebaikan) bagi orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia (HR. Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani).

Kesimpulan

Memperkaya kosakata tentang profesi merupakan langkah cerdas untuk meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Arab kita. Selain memudahkan interaksi, kita juga dapat mengambil pelajaran penting mengenai kedudukan suatu pekerjaan menurut pandangan syariat. Teruslah berlatih menggunakan kata-kata tersebut agar lisan Anda semakin fasih dan terbiasa.

Penulis : Ustadz Wildan Risalat (Bidang Kesantrian Pesantren MAQI) 

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Advertisment ad adsense adlogger