Kosakata

Mengenal Ungkapan dan Istilah Arab Populer (Bagian 4)

Memperluas wawasan mengenai ungkapan resmi dan istilah populer akan sangat membantu kita dalam memahami teks-teks kontemporer maupun percakapan formal. Oleh karena itu, penguasaan istilah seperti ini menjadi sangat penting bagi pelajar bahasa Arab. Pada bagian keempat ini, kita akan mempelajari sepuluh istilah yang berkaitan dengan aturan, izin, serta ungkapan formal dalam sebuah forum.

Daftar Istilah dan Ungkapan Penting

Berikut adalah beberapa ungkapan yang sering muncul dalam kehidupan sosial maupun dokumen resmi:

  1. مَمْنُوْعٌ مِنَ الْمُرُوْرِ: Dilarang lewat.

  2. بِطَاقَةُ الْعُضْوِيَّةِ: Kartu anggota.

  3. مُسْتَوَى الْمَعِيْشَةِ: Taraf kehidupan.

  4. رَوَاتِبُ إِضَافِيَّةٌ: Gaji tambahan.

  5. رُخْصَةُ الْقِيَادَةِ: SIM (surat izin mengemudi).

  6. نَرْجُو الِانْتِبَاهَ: Kami mohon perhatian.

  7. اِسْمَحُوْا لِي أَنْ أَقْرَأَ عَلَيْكُمْ: Izinkan saya membacakan untuk Anda sekalian.

  8. أَرْجُو تَفَضَّلُكُمْ بِالْقِيَامِ: Dengan hormat saya harap berdiri.

  9. لَا تُخَالِفِ النِّظَامَ: Jangan melanggar aturan.

  10. مَمْنُوْعُ اللَّمْسِ: Dilarang sentuh.

Kewajiban Menaati Peraturan dan Amanah

Selanjutnya, istilah la tukhalifin nizam mengingatkan kita tentang pentingnya ketaatan terhadap aturan yang berlaku selama tidak bertentangan dengan syariat. Seorang muslim harus menjadi pribadi yang disiplin dan amanah dalam setiap urusannya. Allah ﷻ secara tegas memerintahkan hamba-Nya untuk menunaikan amanah kepada yang berhak. Allah ﷻ berfirman:

إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya (An-Nisa: 58).

Selain itu, ketaatan pada aturan juga mencerminkan akhlak mulia seorang mukmin. Di samping itu, Rasulullah ﷺ memberikan panduan agar kita senantiasa jujur dan menepati janji serta kesepakatan yang telah dibuat.

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:

الْمُسْلِمُونَ عَلَى شُرُوطِهِمْ

Kaum muslimin itu terikat dengan syarat-syarat (perjanjian) mereka (HR. Abu Dawud nomor 3594. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih al-Jami’ nomor 6714).

Pentingnya Menjaga Lisan dan Perhatian

Kemudian, ungkapan narju intibah sering kita gunakan untuk menarik perhatian dalam sebuah majelis ilmu atau pertemuan formal. Hal ini selaras dengan adab seorang pencari ilmu yang harus memperhatikan guru atau pembicara dengan seksama. Selain itu, menjaga ketenangan dalam sebuah forum merupakan bagian dari penghormatan terhadap majelis tersebut.

Akhirnya, dengan menguasai istilah-istilah di atas, Anda pasti akan lebih percaya diri saat berada dalam situasi formal yang menggunakan bahasa Arab. Mari kita terus konsisten menambah hafalan istilah harian agar pemahaman kita semakin luas. Semoga materi pada bagian keempat ini mendatangkan manfaat bagi proses belajar Anda.

Penulis : Ustadz Wildan Risalat (Bidang Kesantrian Pesantren MAQI)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Advertisment ad adsense adlogger