Khutbah Jumat

Membersihkan Hati dari Penyakit dan Permusuhan

Khutbah Pertama

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنَسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا. أَمَّا بَعْدُ

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah ﷻ dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Saat ini kita berada di pertengahan bulan Sya’ban, sebuah waktu yang sangat istimewa untuk melakukan evaluasi diri. Sebelum kita memasuki bulan suci Ramadhan, maka agenda paling utama adalah membersihkan batin kita. Oleh karena itu, kita perlu membuang segala penyakit hati dan bibit permusuhan agar ibadah kita diterima oleh Allah ﷻ.

Bahaya Penyakit Hati dalam Ibadah

Penyakit hati seperti iri, dengki, dan kebencian merupakan penghalang utama turunnya ampunan Allah ﷻ. Meskipun kita rajin shalat atau berpuasa, namun pahala amal tersebut bisa sirna akibat hati yang kotor. Oleh sebab itu, kita harus menyadari bahwa kesucian batin memiliki bobot yang sangat besar di sisi-Nya.

Rasulullah ﷺ memperingatkan kita tentang pentingnya menjaga hati agar tidak menyimpan kebencian. Abdullah bin Amr bin Ash رضي الله عنهما pernah menceritakan bahwa Rasulullah ﷺ ditanya tentang manusia yang paling utama. Beliau ﷺ menjawab:

كُلُّ مَخْمُومِ الْقَلْبِ، صَدُوقِ اللِّسَانِ. قَالُوا: صَدُوقُ اللِّسَانِ نَعْرِفُهُ، فَمَا مَخْمُومُ الْقَلْبِ؟ قَالَ: هُوَ التَّقِيُّ النَّقِيُّ، لَا إِثْمَ فِيهِ، وَلَا بَغْيَ، وَلَا غِلَّ، وَلَا حَسَدَ

Setiap orang yang hatinya bersih (makhmumul qalb) dan lisannya jujur. Para sahabat bertanya: “Lisan yang jujur kami sudah tahu, lalu apa itu makhmumul qalb?” Nabi ﷺ menjawab: “Yaitu hati yang bertakwa dan bersih, tidak ada dosa di dalamnya, tidak ada kedzaliman, tidak ada dendam, dan tidak ada rasa iri” (HR. Ibnu Majah, Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih At-Targhib wat Tarhib).

Larangan Bermusuhan di Bulan Sya’ban

Selanjutnya, kita harus memberikan perhatian khusus pada hubungan antarsesama muslim. Hal ini karena Allah ﷻ memberikan ampunan luas bagi hamba-Nya di bulan Sya’ban, kecuali bagi orang yang bermusuhan. Oleh karena itu, segera selesaikan perselisihan dengan kerabat, tetangga, maupun saudara seiman.

Mu’adz bin Jabal رضي الله عنه meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda mengenai keutamaan di bulan ini:

يَطَّلِعُ اللَّهُ إِلَى خَلْقِهِ فِي لَيْلَةِ نِصْفِ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ

Allah memperhatikan makhluk-Nya pada malam nisfu Sya’ban, maka Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik atau orang yang bermusuhan (HR. Ath-Thabrani, Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah).

Maka dari itu, marilah kita lapangkan dada untuk saling memaafkan. Jangan biarkan ego diri menghalangi kita dari ampunan Allah ﷻ yang begitu besar.

Kedamaian Hati Menuju Ramadhan

Di sisi lain, hati yang bersih akan memberikan ketenangan saat kita menjalankan ibadah puasa nanti. Ketika batin bebas dari rasa dendam, maka lisan pun akan terjaga dari ghibah dan celaan. Oleh sebab itu, persiapan mental berupa pensucian hati jauh lebih penting daripada persiapan fisik semata.

Allah ﷻ berfirman mengenai pentingnya hati yang selamat:

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

Yaitu pada hari di mana harta dan anak-anak tidak bermanfaat, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih (QS. Asy-Syu’ara: 88-89).

Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan sisa waktu di bulan Sya’ban ini untuk bertaubat. Semoga Allah ﷻ memudahkan kita untuk membersihkan hati sehingga kita layak menyambut bulan Ramadhan dengan penuh keberkahan.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.


Khutbah Kedua

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah ﷻ,

Sebagai kesimpulan, mari kita segera memperbaiki hubungan yang retak. Kebencian hanya akan memberatkan langkah kita dalam beribadah. Selanjutnya, biasakanlah untuk mendoakan kebaikan bagi sesama muslim agar rasa dengki hilang dari dada kita.

Akhirnya, marilah kita memohon kepada Allah ﷻ agar Dia menyucikan batin kita semua. Oleh sebab itu, mari kita tundukkan kepala dan berdoa dengan penuh kekhusyukan.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْواتِ

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ، فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ.

Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat, B.A., Lc

Facebook Comments

Pesantren MAQI

Lembaga Bahasa Arab dan Studi Islam

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Advertisment ad adsense adlogger