Pesantren MAQI, Pesantren Bahasa Arab dan Studi Islam Gratis 100%
Mengenal Pesantren MAQI: Pusat Bahasa Arab dan Studi Islam Gratis
Yayasan Amal Mata Hati mendirikan Pesantren MAQI sebagai lembaga pendidikan yang fokus pada penguasaan Bahasa Arab dan ilmu syariah. Melalui program ini, kami bercita-cita mencetak akademisi serta praktisi dakwah yang memiliki pemahaman Islam mendalam. Oleh karena itu, seluruh santri mendapatkan fasilitas pendidikan 100% gratis dengan suasana pembelajaran yang sangat kondusif.
Keunggulan Fasilitas di Pesantren MAQI
Agar para santri mencapai hasil belajar yang optimal, kami menyediakan berbagai fasilitas pendukung yang memadai. Kurikulum kami sudah terintegrasi dengan standar pendidikan Timur Tengah untuk menjaga kualitas akademik. Selain itu, tenaga pengajar yang berpengalaman membimbing langsung para santri di dalam kelas maupun asrama yang nyaman.
Salah satu ciri khas kami adalah penggunaan Bahasa Arab sebagai bahasa pengantar harian. Hal ini sejalan dengan keutamaan mempelajari bahasa Al-Qur’an agar kita lebih mudah memahami wahyu Allah ﷻ. Umar bin Khattab رضي الله عنه pernah berpesan:
تَعَلَّمُوا الْعَرَبِيَّةَ فَإِنَّهَا مِنْ دِينِكُمْ
Pelajarilah bahasa Arab, karena sesungguhnya ia adalah bagian dari agama kalian. (Atsar diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf).
Markaz Tahfizh Al-Qur’an 30 Juz
Selain fokus pada bahasa, Pesantren MAQI memiliki Markaz Tahfizh Al-Qur’an yang sangat terstruktur. Program ini menargetkan santri agar mampu menyelesaikan hafalan 30 juz dalam waktu dua tahun saja. Untuk menjaga kualitas, satu guru tahfizh hanya membimbing maksimal 15 santri secara intensif.
Proses harian santri meliputi setoran hafalan baru, muroja’ah, serta pendalaman ilmu tafsir. Dengan demikian, mereka tidak hanya sekadar menghafal kata demi kata, tetapi juga memahami makna di baliknya. Rasulullah ﷺ memberikan kabar gembira melalui riwayat Utsman bin Affan رضي الله عنه:
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya. (HR. Bukhari no. 5027).
Program Pengabdian Masyarakat bagi Santri
Selanjutnya, santri tingkat akhir wajib mengikuti program pengabdian masyarakat sebagai wadah penerapan ilmu. Kami menugaskan mereka ke berbagai daerah untuk mengajar, membimbing umat, serta membantu kegiatan keislaman warga. Melalui praktik langsung ini, para santri dapat mengasah jiwa kepemimpinan dan keterampilan sosial mereka sebelum benar-benar terjun berdakwah.
Agar program ini terus berjalan lancar, kami mengundang para muhsinin untuk ikut serta mendukung secara materil. Dukungan Anda menjadi investasi amal jariyah yang sangat besar manfaatnya bagi kemajuan dakwah Islam. Allah ﷻ menjanjikan balasan yang besar bagi orang-orang yang berinfak di jalan-Nya:
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah: 261).

