Bantuan Untuk Asatidzah dan Dhu’afa Tahap ke 1
Kepedulian Yayasan Amal Mata Hati Bantu Asatidzah dan Dhuafa Terdampak Pandemi
Pandemi COVID-19 yang mulai mewabah di Indonesia memberikan dampak ekonomi yang cukup berat bagi banyak kalangan. Menyikapi kondisi tersebut, Yayasan Amal Mata Hati bergerak cepat untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang paling terdampak. Tepat pada tanggal 1 April 2020, kami melaksanakan program pembagian bantuan paket sembako dan logistik sebagai bentuk dukungan nyata. Kegiatan ini menyasar para pejuang dakwah serta warga yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Bandung.
Meringankan Beban Pengajar Al-Qur’an dan Masyarakat
Penerima manfaat dalam program kebaikan kali ini berjumlah 10 orang Ustadz yang mengabdi di lingkungan Pesantren MAQI. Selain itu, tim yayasan juga menyalurkan bantuan kepada warga dhuafa di Kampung Cigiringsing Tengah RT. 01/18 Kabupaten Bandung. Langkah ini bertujuan untuk memastikan para guru ngaji dan masyarakat kecil tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka di masa sulit. Allah ﷻ sangat memuji hamba-Nya yang saling tolong-menolong dalam kebaikan, sebagaimana firman-Nya:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ
Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. (QS. Al-Ma’idah: 2).
Keutamaan Melapangkan Kesulitan Saudara Seiman
Upaya membantu sesama bukan sekadar aksi sosial biasa, melainkan sebuah ibadah yang memiliki kedudukan tinggi dalam Islam. Rasulullah ﷺ memberikan motivasi besar kepada kita agar senantiasa peduli terhadap penderitaan orang lain. Abu Hurairah رضي الله عنه meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda:
مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ
Barangsiapa melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, maka Allah akan melapangkan satu kesusahan darinya pada hari kiamat. (HR. Muslim no. 2699).
Oleh karena itu, setiap paket yang tersalurkan merupakan wujud kasih sayang antar sesama muslim untuk menguatkan satu sama lain. Kita berharap bantuan ini mampu memberikan ketenangan bagi para asatidzah sehingga mereka tetap fokus dalam membimbing santri. Demikian pula bagi kaum dhuafa, semoga santunan ini dapat menghadirkan kegembiraan di tengah suasana pandemi yang penuh ketidakpastian.
Apresiasi untuk Para Donatur dan Muhsinin
Kami menghaturkan jazaakumullahu khoiron kepada para muhsinin yang telah menyisihkan sebagian hartanya melalui Yayasan Amal Mata Hati. Partisipasi Anda sangat berarti dalam menyukseskan program-program kemanusiaan yang kami jalankan secara konsisten. Selanjutnya, kami berkomitmen untuk terus menjaga amanah ini agar setiap donasi sampai kepada mereka yang benar-benar berhak menerimanya.
Semoga Allah ﷻ membalas setiap kedermawanan bapak dan ibu dengan pahala yang berlipat ganda serta perlindungan dari segala penyakit. Mari kita terus bersinergi dalam menebar manfaat agar keberkahan senantiasa meliputi kehidupan kita semua. Akhirnya, kami berdoa agar wabah ini segera berakhir dan kondisi masyarakat dapat pulih seperti sediakala dengan izin Allah ﷻ.


