Hadits

Larangan Hasad dan Dengki dalam Islam

Hasad merupakan penyakit hati yang sangat berbahaya karena dapat merusak amal shaleh seseorang dengan cepat. Selain itu, sifat dengki memicu permusuhan serta memutus tali persaudaraan di antara sesama muslim. Tanpa adanya keridhaan terhadap ketetapan Allah ﷻ, seseorang akan selalu merasa tidak tenang ketika melihat orang lain mendapatkan nikmat.


Hadits Tentang Larangan Hasad

Berikut adalah hadits yang diriwayatkan oleh Sahabat Anas bin Malik رضي الله عنه mengenai larangan saling membenci dan mendengki:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ قَالَ لاَ تَبَاغَضُوا وَلاَ تَحَاسَدُوا وَلاَ تَدَابَرُوا وَكُونُوا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانًا

Dari Anas bin Malik رضي الله عنه, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: Janganlah kalian saling membenci, janganlah kalian saling mendengki, janganlah kalian saling membelakangi, dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. (HR. Bukhari No. 6065 dan Muslim No. 2559)


Penyakit Umat Terdahulu

Selanjutnya, kita harus mewaspadai hasad karena Rasulullah ﷺ menyebutnya sebagai penyakit yang melanda umat-umat sebelum kita. Penyakit ini memiliki kemampuan untuk “mencukur” ketaatan dalam diri seseorang. Rasulullah ﷺ memberikan penjelasan dalam sabdanya:

عَنْ زُبَيْرِ بْنِ الْعَوَّامِ رضي الله عنه أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ دَبَّ إِلَيْكُمْ دَاءُ الأُمَمِ قَبْلَكُمُ الْحَسَدُ وَالْبَغْضَاءُ هِيَ الْحَالِقَةُ لاَ أَقُولُ تَحْلِقُ الشَّعْرَ وَلَكِنْ تَحْلِقُ الدِّينَ

Dari Zubair bin Al-Awwam رضي الله عنه, bahwa Nabi ﷺ bersabda: Telah menjalar kepada kalian penyakit umat-umat sebelum kalian, yaitu hasad dan benci. Benci itu adalah pemotong, aku tidak katakan memotong rambut, tetapi memotong agama. (HR. Tirmidzi No. 2510, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ No. 3361)

Perintah Allah ﷻ untuk Menghindari Sifat Dengki

Oleh karena itu, setiap muslim perlu menjaga hatinya agar tetap bersih dan selalu bersyukur atas karunia-Nya. Allah ﷻ memberikan peringatan mengenai sifat ini di dalam Al-Quran:

أَمْ يَحْسُدُونَ النَّاسَ عَلَىٰ مَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ

Ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia yang Allah telah berikan kepadanya? (QS. An-Nisa: 54)

Kemudian, ayat ini menyadarkan kita bahwa membenci nikmat orang lain berarti secara tidak langsung memprotes pembagian dari Allah ﷻ. Jadi, orang yang memiliki sifat hasad justru akan menyiksa dirinya sendiri dengan rasa kesal yang tiada berakhir.

Tips Membersihkan Hati dari Hasad

Pada akhirnya, kita dapat mengatasi hasad dengan selalu mendoakan keberkahan bagi orang yang mendapatkan nikmat tersebut. Di samping itu, membiasakan diri untuk melihat ke bawah dalam urusan dunia akan membantu kita lebih bersyukur. Sebaliknya, terus membandingkan harta kita dengan orang lain hanya akan menambah beban pikiran yang tidak perlu. Dengan demikian, mari kita tanamkan rasa cinta kepada sesama muslim agar hati kita terbebas dari belenggu kedengkian.

Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat, B.A., Lc

Facebook Comments

Pesantren MAQI

Lembaga Bahasa Arab dan Studi Islam

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Advertisment ad adsense adlogger