Keutamaan Tawadhu dalam Islam
Tawadhu atau rendah hati merupakan salah satu akhlak mulia yang sangat tinggi kedudukannya dalam agama. Sifat ini menjadi penghalang utama bagi munculnya kesombongan yang dapat menghapus pahala amal ibadah kita. Dengan memiliki sikap rendah hati, seorang muslim akan lebih mudah menerima kebenaran dan menghargai keberadaan orang lain di sekitarnya.
Hadits Tentang Perintah Tawadhu
Berikut adalah hadits yang diriwayatkan oleh Sahabat Iyadh bin Himar رضي الله عنه mengenai perintah Allah ﷻ untuk bersikap rendah hati:
عَنْ عِيَاضِ بْنِ حِمَارٍ رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ إِنَّ اللهَ أَوْحَى إِلَيَّ أَنْ تَوَاضَعُوا حَتَّى لاَ يَفْخَرَ أَحَدٌ عَلَى أَحَدٍ وَلاَ يَبْغِي أَحَدٌ عَلَى أَحَدٍ
Dari Iyadh bin Himar رضي الله عنه, ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku agar kalian bersikap tawadhu (rendah hati) sampai seseorang tidak menyombongkan diri atas yang lain dan seseorang tidak berbuat zalim kepada yang lain. (HR. Muslim No. 2865)
Kemuliaan Bagi Mereka yang Rendah Hati
Selanjutnya, banyak orang mengira bahwa bersikap rendah hati akan merendahkan harga diri mereka di depan manusia. Padahal, kenyataannya justru sebaliknya karena Allah ﷻ menjanjikan derajat yang tinggi bagi hamba-Nya yang tawadhu. Rasulullah ﷺ menekankan hal tersebut dalam sabda beliau:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه عَنْ رَسُولِ اللهِ ﷺ قَالَ مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ وَمَا زَادَ اللهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلاَّ عِزًّا وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلاَّ رَفَعَهُ اللهُ
Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, dari Rasulullah ﷺ, beliau bersabda: Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidaklah Allah menambah bagi seorang hamba karena sifat pemaafnya melainkan kemuliaan. Dan tidaklah seseorang merendahkan diri (tawadhu) karena Allah melainkan Allah akan mengangkat derajatnya. (HR. Muslim No. 2588)
Larangan Bersikap Sombong dalam Al-Quran
Oleh karena itu, setiap muslim wajib menjauhi sikap angkuh yang dapat menjauhkan diri dari rahmat Allah ﷻ. Allah ﷻ memberikan peringatan tegas mengenai hal ini di dalam Al-Quran:
وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّكَ لَنْ تَخْرِقَ الْأَرْضَ وَلَنْ تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولًا
Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung. (QS. Al-Isra’: 37)
Kemudian, ayat ini mengingatkan kita akan keterbatasan manusia sebagai makhluk ciptaan-Nya. Jadi, tidak ada alasan bagi siapa pun untuk merasa lebih hebat daripada orang lain.
Dampak Positif Sikap Tawadhu
Pada akhirnya, sikap tawadhu akan melahirkan kedamaian dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Di samping itu, orang yang rendah hati cenderung lebih dicintai oleh sesama karena kesantunannya. Sebaliknya, kesombongan hanya akan memicu permusuhan dan kebencian yang merusak silaturahmi. Dengan demikian, mari kita tanamkan sifat tawadhu agar Allah ﷻ mengangkat derajat kita di dunia maupun di akhirat kelak.
Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat, B.A., Lc
![]() |
|


