Hadits

Akhlak terhadap Anak dan Istri di Bulan Ramadhan

Ramadhan merupakan momen terbaik untuk memperbaiki hubungan di dalam keluarga. Selain berpuasa, seorang muslim harus menunjukkan akhlak yang mulia kepada istri dan anak-anaknya. Tanpa adanya kelembutan dalam rumah tangga, ibadah yang kita lakukan akan terasa hambar dan kurang bermakna.


Hadits Tentang Kewajiban Berbuat Baik pada Keluarga

Berikut adalah hadits yang diriwayatkan oleh Sahabat Aisyah رضي الله عنها mengenai kriteria manusia terbaik di sisi Allah ﷻ:

عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي

Dari Aisyah رضي الله عنها, ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah orang yang paling baik di antara kalian terhadap keluargaku. (HR. Tirmidzi No. 3895, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ No. 3314)


Tanggung Jawab Melindungi Keluarga dari Neraka

Selanjutnya, Allah ﷻ memberikan amanah besar kepada setiap kepala rumah tangga untuk membimbing anak dan istrinya. Allah ﷻ berfirman di dalam Al-Quran:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا

Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka. (QS. At-Tahrim: 6)

Oleh karena itu, setiap ayah harus mengajak keluarganya untuk menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan ibadah. Kemudian, ajakan tersebut haruslah menggunakan cara yang bijaksana dan penuh kasih sayang. Jadi, rumah tangga muslim akan menjadi tempat yang tenang untuk meraih takwa bersama-sama.

Meneladani Kelembutan Rasulullah ﷺ

Lalu, kita dapat melihat bagaimana Rasulullah ﷺ tetap bersikap sangat romantis dan lembut meskipun sedang menjalani puasa. Di samping itu, beliau tidak pernah berkata kasar atau menyakiti perasaan istri-istrinya dalam kondisi apa pun. Rasulullah ﷺ bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ خُلُقًا

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya, dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik akhlaknya terhadap istri-istrinya. (HR. Tirmidzi No. 1162, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ No. 1232)

Padahal, banyak orang seringkali merasa emosional karena menahan lapar saat berpuasa di siang hari. Dengan demikian, menahan amarah terhadap anak dan istri adalah ujian nyata bagi kualitas iman kita di bulan suci.

Membangun Kedekatan Selama Ramadhan

Pada akhirnya, aktivitas sederhana seperti sahur dan buka puasa bersama bisa menjadi sarana untuk mempererat kasih sayang. Selain itu, mendampingi anak-anak belajar mengaji akan menanamkan kecintaan mereka terhadap agama sejak dini. Sebaliknya, sikap cuek dan terlalu sibuk sendiri hanya akan menjauhkan keberkahan dari dalam rumah. Oleh sebab itu, mari kita jadikan bulan ini sebagai madrasah akhlak untuk membahagiakan orang-orang tercinta di sekitar kita.

Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat, B.A., Lc

Facebook Comments

Pesantren MAQI

Lembaga Bahasa Arab dan Studi Islam

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Advertisment ad adsense adlogger