Kosakata

Panduan Belajar Kata Kerja Bahasa Arab (Bagian 4)

Memperkaya perbendaharaan kata kerja atau fi’il adalah langkah fundamental bagi siapa saja yang ingin mahir berbahasa Arab. Oleh karena itu, artikel ini menyajikan lima kosakata penting yang sering kita gunakan dalam percakapan sehari-hari. Selain daftar kata, kami juga melengkapinya dengan contoh kalimat agar Anda semakin mudah memahaminya.

Daftar Kosakata Fi’il Pilihan

Berikut adalah beberapa kata kerja yang bisa Anda pelajari dan praktikkan:

  1. أَعْطَى – يُعْطِي – أَعْطِ: Memberi.

  2. نَظَّفَ – يُنَظِّفُ – نَظِّفْ: Membersihkan.

  3. تَكَلَّمَ – يَتَكَلَّمُ – تَكَلَّمْ: Bicara atau berbicara.

  4. كَذَبَ – يَكْذِبُ – لَا تَكْذِبْ: Bohong atau berbohong.

  5. جَازَ – يَجُوْزُ: Boleh.

Penerapan Kosakata dalam Kalimat

Agar lebih jelas, silakan perhatikan bagaimana kosakata tersebut digunakan dalam struktur kalimat yang sempurna:

  • سَأُعْطِي هَذِهِ الْمَقَالَةَ إِلَى الْمُحَاضِرِ Saya akan memberikan makalah ini kepada Dosen.

  • تُنَظِّفُ عَائِشَةُ الدُّكَّانَ يَوْمِيًّا Aisyah selalu membersihkan toko setiap hari.

  • تَكَلَّمْ بِأُمِّكَ تَكَلُّمًا جَيِّدًا Bicaralah dengan ibumu dengan pembicaraan yang baik.

  • لَا تَكْذِبْ فَإِنَّ الْكَذَّابَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ Jangan berbohong karena sesungguhnya kebohongan merupakan perilaku setan.

  • يَجُوْزُ لَكَ أَنْ تُدَرِّسَ هَذَا الْيَوْمَ Kamu boleh mengajar hari ini.

Larangan Berbohong dalam Islam

Kata kerja kadzaba (berbohong) memiliki konsekuensi yang serius dalam pandangan syariat. Rasulullah ﷺ sangat menekankan umatnya agar senantiasa bersikap jujur dan menjauhi perilaku dusta. Hal ini dikarenakan kejujuran membawa kepada kebaikan, sedangkan dusta menyeret seseorang pada kehancuran.

Dari Abdullah bin Mas’ud رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ

Hendaklah kalian jujur karena kejujuran membawa kepada kebaikan dan kebaikan membawa ke surga. Jauhilah bohong karena bohong membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa ke neraka (HR. Bukhari nomor 6094 dan Muslim nomor 2607).

Pentingnya Memberi karena Allah ﷻ

Di sisi lain, kata kerja a’tha (memberi) merupakan sifat terpuji yang sangat dicintai oleh Allah ﷻ. Memberi tidak hanya terbatas pada harta, tetapi juga segala bentuk kebaikan. Allah ﷻ menjanjikan kemudahan bagi mereka yang gemar memberi dan bertakwa. Allah ﷻ berfirman:

فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى

Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa (Al-Lail: 5).

Dengan memahami kosakata ini, kita dapat meningkatkan kualitas komunikasi sekaligus memperdalam pemahaman terhadap dalil-dalil agama. Semoga artikel ini memberikan manfaat bagi perjalanan belajar Anda.

Penulis : Ustadz Wildan Risalat (Bidang Kesantrian Pesantren MAQI)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Advertisment ad adsense adlogger