Hadits

Yakinlah dalam Berdoa

Berdoa merupakan ibadah yang sangat mulia dalam Islam. Setiap Muslim tentu berharap agar setiap permintaannya segera dijawab oleh Allah ﷻ. Namun, terkadang muncul rasa ragu atau putus asa saat doa terasa belum terkabul. Padahal, kunci utama agar doa menembus langit adalah adanya keyakinan yang penuh di dalam hati.

Kekuatan Keyakinan dalam Doa

Keyakinan atau al-yaqin adalah ruh dari sebuah doa. Ketika kita mengangkat tangan, kita harus merasa yakin bahwa Allah ﷻ Maha Mendengar dan Maha Kuasa untuk mengubah keadaan. Tanpa keyakinan, doa hanya akan menjadi sekadar ucapan di lisan tanpa makna.

Rasulullah ﷺ memberikan bimbingan kepada kita melalui sebuah hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah رضي الله عنه:

ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ

Berdoalah kalian kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan. Ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai dan lengah. (HR. Tirmidzi, no. 3479. Syaikh Al-Albani menyatakan hadits ini hasan dalam Shahih At-Tirmidzi).

Menghindari Hati yang Lalai

Hati yang lalai maksudnya adalah seseorang yang berdoa namun pikirannya melayang ke mana-mana. Ia tidak menghadirkan hatinya saat memohon kepada Sang Pencipta. Oleh karena itu, kita perlu memusatkan perhatian sepenuhnya agar doa lebih berkualitas.

Selain itu, Allah ﷻ berjanji dalam Al-Qur’an untuk selalu menjawab doa hamba-Nya:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.” (QS. Ghafir: 60).

Ayat ini merupakan jaminan pasti dari Allah ﷻ. Maka dari itu, keraguan tidak boleh menghalangi langkah kita untuk terus mengetuk pintu rahmat-Nya.

Adab Agar Doa Segera Terkabul

Selain keyakinan, kita juga perlu memperhatikan adab-adab lainnya. Misalnya, pilihlah waktu-waktu mustajab seperti saat sujud atau sepertiga malam terakhir. Pastikan juga makanan dan pakaian kita berasal dari harta yang halal.

Selanjutnya, janganlah kita terburu-buru dalam meminta hasil. Teruslah konsisten berdoa karena Allah ﷻ sangat mencintai hamba-Nya yang merengek dalam meminta kebaikan. Jika kita menjaga keikhlasan dan keyakinan, niscaya setiap doa akan membawa berkah bagi kehidupan kita di dunia maupun di akhirat.

Penerjemah: Ustadz Paisal Ahmad Akbar, S.Pd (Pengajar Pesantren MAQI)

Sumber: ص9 – كتاب من عجائب الدعاء الجزء الأول – شروط الدعاء – المكتبة الشاملة

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Advertisment ad adsense adlogger